CONTOH REVIEW JURNAL INTERNASIONAL FUZZY LOGIC




Jurnal yang akan di review ini merupakan " Internasional Journal of Fuzzy Logic and Intelligent System (Ijfsi). Seperti review-review yang umum dilakukan, Isi dari review ini yaitu Identitas dari jurnal, Abstrak (gambaran inti) dari keseluruhan isi jurnal, pendahuluan, isi, kesimpulan dan kelebihan serta kekurangan.
       
Kesulitan yang kami alami saat mereview jurnal Internasional ini adalah bahasanya. Selain itu kadang terdapat kata/ istilah yang awam.
     
 Klik link dibawah ini untuk mendownload Jurnalnya


       
Langsung saja kita inilah hasil reviewnya :

IDENTITAS


Judul : Foot Measurement Using 3D Scanning Model
Jurnal : International Journal of Fuzzy Logic and Intelligent Systems (Ijfsi)
Volume & Halaman: Volume (18) & Halaman (167-174)
Tahun : 3 September 2018
Penulis : Eungyeol Song, Sun-Woong Yoon, Hanbin Son, and Sunjin Yu
Reviewer: Muh. Syahwal, Muh. Fathul Ilham, and Muh. Ilham Asirullah.
Tanggal : 02 Desember 2018.

Abstrak 

Jurnal yang berjudul “Foot Measurement Using 3D Scanning Model" ini berisi tentang pengembangan teknologi pembuatan sepatu dengan bentuk kaki kustom menggunakan pemindaian  3 dimensi yang akan menghasilkan data yg akurat mengenai bentuk dan kelengkungan kaki.

Pengantar       

Pada pengantar jurnal internasional ini, penulis menjelaskan bahwa  Pengembangan dan konvergensi teknologi IT telah menyebabkan peningkatan yang signifikan. metode pemindaiaan bentuk kaki 3D dapat digunakan untuk membuat alas kaki dirakit seperti sepatu atletik dan sepatu luar ruang, berbeda dengan sepatu buatan tangan dibuat dengan hanya informasi bentuk kaki dan kaki yang terbatas.
       
Penulis juga menuturkan Secara  personalisasi dan produksi massal, perusahaan pembuat sepatu menerapkan proses pembuatan sepatu khusus dengan pemindaiaan (scanning) data bentuk kaki 3D.

Pembahasan 


        Pada bagian pembahasan, penulis membagi sub pokok bahasan menjadi beberapa bagian, yaitu :


1. Foot Measurement (ukuran kaki)
            
Data pemindaian kaki 3D dihubungkan dengan mesh reconstruction. Mesh rekonstruction adalah metode yang mengekspresikan permukaan suatu objek. Model mesh diperoleh dari 3 titik terhubung segitiga. mereka menghasilkan model template yang diusulkan yang dapat mengukur jarak dari setiap titik kaki di berbagai sudut pandang. Sehingga dapat merekonstruksi model kaki yang akurat (gambar 5).

2. Source mesh   
     
Mesh adalah ukuran dari jumlah lubang suatu jarring atau kasa pada luasan 1 inch persegi jaring / kasa yang bisa dilalui oleh material padat. Mesh 20 memilki arti terdapat 20 lubang pada bidang jaring / kasa seluas 1 inch, demikian seterusnya.

3. Subdivisi permukaan

Subdivisi permukaan adalah teknik yang telah digunakan dalam animasi 3D. Dengan teknik subdivisi permukaan, permukaan model dinyatakan sebagai poligon kecil yang dibagi per satuan luas. Menurut penerapannya, teknik subdivisi permukaan dari model kasar sebelumnya, permukaan model menjadi lebih halus.
     
Kemudian, Pada Gambar 10, tingkat mesh dapat dibagi. Jumlah simpul ditentukan untuk mengekspresikan kembali mesh di permukaan.

Hasil percobaan       

Informasi standar masnyarakat Korea digunakan untuk database percobaan. Hasil dari percobaan dengan pengukuran deformasi dalam pesawat adalah pada Gambar 11 dan Tabel 3. Kesalahan antara data hasil dari algoritma yang diusulkan dan ukuran kaki terukur nyata kurang dari 0,5 mm. Pada Gambar 9, karena tingkat subdivisi permukaan lebih tinggi, jumlah simpul meningkat. Kami bereksperimen dengan meningkatkan jumlah simpul. Pengolahan pasca dengan permukaan subdivisi level 3 tepat karena kinerja percobaan dengan 3 atau lebih tingkat tidak baik ditingkatkan tetapi memiliki kompleksitas yang tinggi.
       
Metode yang mereka usulkan untuk mengukur model template dengan deformasi pesawat adalah metode yang akurat karena mencerminkan karakteristik kaki asli dengan bentuk kaki 3D. Jadi kinerja pengukuran ukuran kaki lebih tinggi dari ukuran ukuran kaki sebelumnya. Model yang dihasilkan dengan deformasi di-pesawat yang baik mencerminkan karakteristik kaki nyata dengan bentuk kaki 3D. Jadi kinerja pengukuran ukuran kaki lebih tinggi dari ukuran ukuran.

Kelebihan dan Kekurangan


Kelebihan

  • Menyisipkan gambar pada setiap langkah langkah penelitian, sehingga memudahkan pembaca.
  • Menyertakan Data yang akurat.

Kekurangan

  • Terdapat istilah istilah istilah yang sulit dipahami oleh orang awam seperti mesh, Bounding box hi- erarchy (BBH) tree. 
  • Istilah seperti Shrink-Wrap Algorythm yang tidak terdapat di pencarian google sehingga menyulitkan untuk memahami cara kerja dari algoritma yang dipakai.

Kesimpulan

        
Dalam penelitian ini, metode pengukuran ukuran kaki yang akurat dengan data pemindaian kaki 3D diusulkan. Dengan menggunakan metode pengukuran yang diusulkan, data ukuran kaki pelanggan dapat dianalisis dengan mudah dan dapat digunakan sebagai data dasar untuk membuat sepatu khusus. Metode pengukuran ukuran kaki sebelumnya dirancang oleh sepatu model 3D terakhir menggunakan CAD dan cara untuk bergantung pada teknisi yang berpengalaman. Dalam kasus pertama, model dasar sepatu terakhir dihasilkan dari ukuran tetap, misalnya, ukurannya 235 mm dalam kasus wanita. 
                      
Ukuran lain dari model abadi sepatu dihasilkan dari model dasar dengan proporsi. Metode ini memiliki masalah yang sulit untuk mencerminkan karakteristik kaki individu, sehingga pelanggan dapat dengan mudah merasa tidak nyaman memakai sepatu. Dalam kasus terakhir, teknisi membuat model tahan sepatu dengan tangan. Metode ini membutuhkan waktu lama untuk membuat model yang tahan sepatu. Juga, karena membuat model awet buatan dari sudut pandang estetika, adalah mungkin untuk merasakan rasa sakit dan kelelahan ketika memakai sepatu itu lama. Untuk mengatasi masalah ini, metode yang diusulkan data pemindaian kaki 3D dapat memberikan solusi yang membuat sepatu nyaman. Metode yang diusulkan menunjukkan kinerja yang lebih baik untuk memperkirakan ukuran kaki dibandingkan dengan metode point to point. Di masa depan, evaluasi dengan sepatu asli yang dibuat dari metode yang diusulkan akan dilanjutkan untuk memverifikasi kinerja model kaki 3D.
     
Itulah tadi hasil review jurnal internasional yang berjudul Foot Measurement using 3D scanning model. Apabila terdapat kekeliruan pada hasil review kami, Itu merupakan kesalahan kami sebagai manusia biasa. Kurang lebihnya mohon dimaafkan. Jangan Lupa untuk membaca artikel lain yang memberikan pengetahuan tambahan kepada anda.




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "CONTOH REVIEW JURNAL INTERNASIONAL FUZZY LOGIC"

Post a Comment